Jumat, 29 Juli 2016

AMAR-AH

ingin berkata kasar (?/!)

Sering ga sih bagi kalian kaum cewe disaat kesel, bete, marah, bergelora kayak bara tukang sate yang dikipasin pake kipas angin wartel dan lu pengen banget ngomong kasar tapi ga bisa ? Karena lu tau walaupun ngomong kasar ga akan ada gunanya, yang ada malah kita kelihatan ''kurang bijak'' a.k.a bodoh ! Nah pada tau ga sih kalo menahan emosi itu ada efek sampingnya ?  Cekidot :

Menurut Irma Rahayu, Soul Healer dari Emotional Healing Indonesia (EHI) dalam acara Emotional Healing Group Therapy di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Kamis (8/12/2011) :

  1. Alergi, karena penyangkalan akan kekuatan dan kemampuan diri.
  2. Radang sendi, karena perasaan tidak dicintai, ditolak dan perasaan dikorbankan.
  3. Demam, karena perasaan marah yang tidak mampu diekpresikan.
  4. Ginjal, karena kekecewaan, perasaan gagal, rasa malu yang ditekan.
  5. Maag, karena takut, cemas, perasaan tidak puas pada diri sendiri.
  6. Penyakit paru-paru, karena putus asa, kelelahan emosional, luka batin.
  7. Sakit punggung, karena ketakutan akan uang, merasa terbebani.
  8. Sakit pinggang, karena rasa tidak dicintai, butuh kasih sayang.
  9. Jantung, karena rasa kesepian, merasa tidak berharga, takut gagal dan marah.
  10. Kanker, karena kebencian terpendam atau makan hati yang menahun.
  11. Diabetes, karena keras kepala, tidak mau disalahkan.
  12. Glaukoma, karena tekanan dari masa lalu dan tidak mampu memaafkan.
  13. Jerawat, karena tidak menerima diri sendiri, tidak suka pada diri sendiri.
  14. Pegal-pegal, karena ingin dicintai dan disayangi, butuh dipeluk dan kebersamaan.
  15. Obesitas, karena takut, ingin dilindungi, kemarahan terpendam, tidak mau memaafkan.
  16. Mata minus, karena takut akan masa depan.
  17. Mata plus, karena tidak mampu memaafkan masa lalu.


Menurut Irma yang sudah menangani lebih dari 5.000 klien yang bermasalah dengan emosi, cara terbaik untuk merespons emosi khususnya emosi marah adalah dengan mengeluarkannya dengan cara yang baik dan santun atau bicara baik-baik dengan orang yang membuat kita kesal.


Nah menurut saya sih cara yang sopan dan santunnya itu adalah dengan mengalihkan perhatian kita dari yang menyebabkan emosi itu ,misalkan kita menahan amarah karena ada seseorang di grup socmed yang ngeselin abis, nah kita bisa mengalihkan emosi kita ke kegitan lain yang lebih positif, seperti menulis blog, nonton tv, karaoke, apalagi olahraga yang sangat bermanfaat. Selamat mencoba guys :)

"Misal Anda kesal dengan orang A, maka Anda harus menyampaikan pada orang itu bahwa Anda tidak suka dengan tindakan dia, tapi dengan cara yang halus, santun dan bukan marah-marah. Jangan melemparkan emosi kesal Anda pada orang lain, karena itu tidak menyelesaikan masalah. 
Jika sekiranya Anda tidak mungkin menyampaikannya, misal dia adalah bos atau orang yang punya jabatan tinggi, maka lakukan sending love. Tetap bersikap baik pada dia sambil mendoakan dia hal-hal yang baik, semoga dia berubah dan berkah, atau berdoa untuk diri sendiri semoga mendapatkan hal-hal baik. Jangan Anda malah mendoakan yang jelek-jelek karena itu akan jadi emosi yang negatif untuk diri Anda sendiri," tutup Irma.